Tampilkan postingan dengan label Curhatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curhatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, Januari 02, 2011

I Hate Mondays


I really start to hate mondays recently. What about u?
Here's some tips to make your monday a better day :

Sabtu, Januari 01, 2011

Kata-kata itu..

"I love you"

Kata-kata itu memang sering terdengar di telinga gw.. Kebanyakan sih dari dialog para aktor dan aktris di televisi. Tak ada yang spesial ketika gw mendengar kata itu dari mereka.
Kemarin gw sempat iseng-iseng.. Mencoba untuk melafalkan kata-kata itu, yang sudah lama sekali tak terucap oleh bibir ini.. Meski tak ada seorang pujaan hati di depan gw yang dimana sedang gw beranikan untuk mengucapkan kata-kata itu kepadanya. Tidak, hanya kepada udara kosong saja. Kepada angin malam yang sedang lewat..

"I love you"..

Kata itu keluar dari mulut gw. Tapi anehnya, kok hati ini seperti bergetar yaa? Ada apa gerangan. Punya istri tidak, apalagi pacar. Tapi kok bisa membuat jantung gw menjadi berdebar-debar. Apa karena sudah terlalu lama gw tidak memiliki rasa itu? Atau apa?

Ah, aneh ya gw ini.. Tapi gw berharap semoga angin bisa membawa kata-kata itu ke telinga pujaan hati gw, entah siapa dia, atau pun di mana dia.. Mudah-mudahan kita bisa bertemu sebentar lagi..

Aminn ^_^

Rabu, April 14, 2010

...

"Saya ingin menulis!!"......

Yah, itulah apa yang ada di pikiran gw sekarang, gw ingin sekali menulis. Menulis apa saja, cuma sumpah serapah pun rasanya tak apa-apa.

Tapi kok rasanya sulit yaa..? Apa karena hari-hari yang gw jalani belakangan ini terasa biasa-biasa saja, ga juga... Apa karena kemampuan saya untuk mengambil sari kehidupan dan menuangkannya dalam tulisan sudah tak lagi ada, waduh, klo bisa sih jangan..

Teman-teman sesama blogger pun sudah mulai rajin menulis diantara kesibukan mereka, hiks gw iri. Bukan karena apa, tapi lebih karena bagi gw menulis itu adalah sebuah pembersihan diri, pembersihan hati, menyaring lagi kerak-kerak dendam dan amarah di hati (kalau ada) dan dituangkan dalam tulisan, atau hanya sekedar mengenang lagi kebahagiaan yang baru saja terjadi dalam hidup gw untuk dinikmati bersama... Hmm...

Ga perlu sesuatu yang dramatis sih untuk bisa jadi inspirasi menulis, cuma mungkin gw harus keluar rumah dan melihat dunia ini untuk bisa diambil esensinya..

Yah, wish me luck... ^_^

Kamis, Februari 25, 2010

Impian Terpendam...


Beberapa hari yang lalu gw curhat dengan temen baik gw. Gw bilang, kok gw ngerasa hidup gw gini2 aja. Lempeng, lurus, ga ada naik turun, aman. Bukannya tak mensyukuri anugerah Illahi, cuma terkadang gw (mungkin juga semua orang) menginginkan suatu tantangan dalam hidup gw, ingin merasakan nikmatnya hidup, dan bebas dari segala belenggu.

Banyak macam dan banyak jalan bagi semua orang untuk melakukan hal ini. Ada yg berlibur, ada yg bagpacking, ada pula yg hanya sekedar meluangkan hobinya untuk berkebun. Tapi bagi gw, suatu kenikmatan hidup adalah pengembaraan. Gw ingin berkelana jauh hanya ditemani sepeda motor kesayangan gw. Iya, gw pengen touring.

Mungkin temen2 pembaca ada yang tau Long Way Around, atau yg lebih recent, Long Way Down? Itu sebuah acara di National Geographics yang dibintangi oleh Ewan Macgregor dan Charlie Boorman. Apa yg mereka lakukan di acara itu adalah hal yang gw impikan. Dalam Long Way Around, mereka berkelana dengan sepeda motor, start dari London, lalu berjalan ke arah timur hingga New York! Wow! Benar2 fantastik. Lalu dalam Long Way Down, mereka kembali berkelana, mulai dari sebuah kota di Skotlandia lalu jalan ke arah selatan Hingga Cape Town! Wew.

Apa2 yang Ewan dan Charlie lakukan dan kunjungi di dalam acara tersebut benar2 membuat gw iri. Mereka mengunjungi banyak tempat, bertemu banyak orang dan berbagai macam kebiasaan mereka. Mulai dari Piramid di Mesir hingga sekolah yang pernah diserang oleh para teroris semua mereka kunjungi. Semua pengalaman mereka dapati mulai dari kagum oleh megahnya Piramid, sedih dan mirisnya melihat anak2 pedalaman Afrika yang sudah dari lahir mengidap virus AIDS warisan dari orangtua mereka, hingga bete dan kesal karena jalanan berpasir di Afrika itu sangat sulit untuk dilewati oleh sepeda motor BMW mereka.

Hmm, mungkin emang gw iri, tapi klo pun ada yang menawari gw untuk melakukan apa yg mereka lakukan, mungkin gw juga akan berkata bahwa gw belum sanggup dan akan menolak tawaran itu. Tapi seenggaknya gw ingin melakukan touring miniatur dari apa yg Ewan dan Charlie lakukan. Mungkin keliling Lampung lagi seperti yang gw dan Tio lakukan dulu waktu kami melakukan survei untuk Ibu Ida. Itu pun akan terasa sangat menyenangkan. Atau hanya sekedar mengunjungi daerah pantai di Padang Cermin, itu pun rasanya cukup menyegarkan. Yah, kita lihat sajalah nanti.

Lengkapnya soal Long Way Down : www.longwaydown.com

^_^

Senin, Februari 08, 2010

Don't do this at home please..

Ternyata ga dimana-mana yaa, yang namanya sopan santun itu emang harus dijunjung tinggi, mau kita hendak main di rumah teman, di dalam sekolah dan kampus, atau bahkan di dalam rumah sendiri kita harus punya sopan santun di depan orang tua.

Ketika kita meninggalkan hal tersebut dan dengan seenaknya menyebut seseorang yang tidak sepatutnya kita sebut dalam sebuah komunitas, tentu aja kita akan mendapatkan sanksi. Sebut saja orang African American "nigga", i guarantee, in a few minutes u will dead with a hole in your head. Atau simplenya sebut saja sembarang orang di tengah jalan dengan kosakata kebun binatang, gw jamin sebelah mata lu (klo ga keduanya) akan biru kena bogem mentah.

Tapi tetep aja ada orang yang dengan seenak perutnya nyebut seseorang dengan kata-kata tabu untuk diucapkan dalam sebuah komunitas. Gw udah pernah jadi korban orang seperti itu, dan rasanya emang ga enak banget disebut kayak gitu. Tapi dasarnya emang gw kalo marah ga pernah blak-blakan marah. Gw hanya diam.. Meskipun itu darah rasanya udah sampe diubun-ubun.

Tapi untungnya banyak temen-temen gw yang supportif dan menyemangati gw untuk ga terpengaruh dengan hal itu..

My friend Kalima from Brazil said : "Dude, dont let that bring you down"
My friend Kasmus also from Brazil said : "WTF?!?!" (WTF = what the f**k)
My friend Kreegen from Australia said : "Tell him to f**k him self!!"

They do f word a lot, but basically they are nice people :)

Thanks a lot my dear friends :)

Selasa, November 04, 2008

Agak Lebai...

Tahu ga sih loe kalau cinta itu sama aja seperti narkoba, seperti seks, mereka semua membuat loe kecanduan. Mereka bisa menimbulkan kerinduan yang meradang kala mereka alpa, tak hadir di kala loe membutuhkannya.

Bagi para user, mereka menjadi sakau, badan mereka menggigil, sakit bukan kepalang dari ujung kepala sampai ke ujung kaki. Bagi para "player" mereka mulai kelabakan, mau masturbasi sudah bukan jamannya lagi, "kayak anak kecil aja..." kata mereka, tapi benda diantara kedua kaki mereka itu sudah sangat membutuhkan pelampiasan. Bagi para pecinta, hati mereka diradang rindu, mungkin pada kekasih, belahan jiwa, atau istri mereka di rumah. Mereka menginginkan disegerakannya sebuah pertemuan, sebagai pelepas kerinduan, bukan untuk melepas nafsu binatang layaknya "player" diatas, namun sebagai ajang saling berkasih, menumpahkan kasih sayang, cinta mereka yang sudah membludak di dada dan tak tahu lagi harus ditampung dimana kecuali pada kekasihnya tercinta.

Tapi dalam kasus gw, lain sob... Gw bukan user yang lagi sakau sama narkobanya, gw (Alhamdulillah) bukan "player" yang sedang ingin menumpahkan birahinya, atau pecinta yang rindu bukan kepalang pada kekasihnya, bukan. Gw sedang rindu pada cinta. Pada perasaan cinta itu sendiri, gw sudah hampir lupa bagaimana caranya mencintai seseorang, terlebih lagi dicintai oleh seseorang. Gw sedang meradang, rindu bukan kepalang, tapi tak tahu pada siapa, tak tahu pada apa. Gw hanya ingin mencintai lagi, memberikannya pada seseorang perasaan gw yang sedang meluap-luap ini, dan gw janji, InsyaAllah, dengan "apa" yang gw punya ini gw akan membuatnya selalu tersenyum, selalu merasa ada yang memperhatikan, selalu ada kalau dibutuhkan, gw akan memberikannya cinta yang nyata, cinta yang ada, yang tak selalu terucap tapi akan selalu terasa, lewat kecupan ringan di kening kala berpisah, lewat genggaman tangan yang hangat kala dia resah dan gelisah, lewat pelukan nan nyaman kala ia merasa butuh untuk dilindungi, lewat belaian tangan di rambutnya yang indah kala ia butuh untuk merasa disayang, lewat sms selamat tidur yang mesra, lewat teduhnya pandangan mata dikala ia marah, lewat senyum yang akan selalu terkembang di bibir gw untuknya.

Tapi sekarang ia tak ada, dan gw hanya bisa rindu padanya, yang tak tahu dimana...

Aku rindu padamu...

Cinta...

Jumat, September 19, 2008

SAW

Udah pernah nonton kan film Saw? Baik yg 1, 2, 3 ato 4? Nah, tadinya gw tuh ga kuat lho nonton tuh film, ngilu sampe ke sekujur tubuh kalo nonton tuh film, mgkn karena kekejaman yg diperlihatkan tuh film.

Tapi semenjak kemaren ada yang salah kirim sms ke hp gw dengan isi pesan "Yank, bla bla bla...", gw sekarang jadi suka bener nonton tuh film! Gw nikmatin kekejamannya dan gw hapalin tiap2 cara yg cukup simpel tapi sangat sadis untuk menyiksa orang. Gw jadi suka sama tuh film.

Doain gw yah gw ga harus mempraktekkan isi film itu ke "siapapun" itu.
Cuz the devil resides in me right now...

Rabu, Maret 12, 2008

I'm a rock!!!

Rasanya sekarang gw dah terbiasa terluka dan dikecewakan cinta. Karena gw dah berkali-kali nyoba dan berkali-kali gagal dalam hal yang satu ini. Setelah gw bubaran (bener2 bubaran, ga kontak2 lg, ga negor2 lagi...) sama mantan gw, gw mencoba lagi merajut cerita baru dengan berbagai rupa dan macam gadis...

Pertama, gw dikenalkan oleh teman baik gw dengan seorang wanita calon guru... Setelah berminggu-minggu hanya berhubungan lewat sms kita ketemu juga, waktu itu ketemuannya di Arto (sebelum Arto bangkrut). Kesan yang gw dapet setelah bertemu dan berbincang2 dengan gadis yang satu ini, gw ngerasa nyaman, sangat nyaman. Anaknya dewasa, keibuan, baik hati, ga neko2. Tapi kenapa yah, gw susah banget bisa sayang sama dia. Sekeras apapun gw berusaha untuk mencoba sayang ma dia, gw ga bisa. Gw hanya merasa nyaman aja di samping dia. Padahal itu sudah masuk bulan kedua setelah gw kenal dan jalan sama dia. Akhirnya hubungan itu terpaksa kandas di tengah jalan... Dia ga pernah ngehubungin gw lagi, dan gw juga sama aja.

Kedua, semenjak dari gw PKL di TVRI Jogja gw dah kenal deket, deket banget sama cewek berjilbab yang imut2 ini. Dia sanggup mengangkat gw dari keterpurukan karena hubungan masa lalu gw. Dia obati luka hati gw. Dia membuat gw yang sekarang mampu menghadapi cobaan karena cinta. Dia orangnya sangat dewasa klo soal menasehati tentang cinta kepada orang lain, meski dia juga sering gw nasehatin karena masalah cinta dia. Dia sangat manis dan imut. Gw sayang banget sama dia, sumpah sayang banget, tapi... sayang yang gw rasain ke dia ternyata hanya mentok seperti sayang gw ke adik kandung gw sendiri. Meskipun kita diomongin orang2 di sana sini bahwa kita jadian dan segala macemnya, kita tetep kukuh dengan pendirian itu. Ga ada secuilpun hasrat diantara kita berdua untuk saling memiliki satu sama lain. Gw sangat nyaman dengan keadaan ini dan diapun sama. Kita ga mungkin, camkan ini, ga mungkin untuk pacaran...

Ketiga, waktu itu secara iseng2 adek gw (adek gw yg beneran, Nadia) mengenalkan gw dengan salah seorang temannya, ini bener2 iseng. Eh, ternyata pas gw ajak jalan, dia pun mau. Dan pada hari sabtu itu kita jalan2. Dari pertemuan itu gw bisa langsung deket dengan anak ini. Dia sangat modis, bajunya rapi dan ga ketinggalan jaman (uptodate bener deh), maklum, anak dari Jakarta. Dan secara kepribadian dia pun orangnya sangat terbuka dan gampang akrab dengan siapa saja. Dan gw waktu itu secara cepat bisa langsung dekat dan akrab dengan dia. Dan ga lama2 pengen aja gw jadian ma ni cewek, padahal waktu itu kita baru seminggu kenal. Dan pada acara jalan kita yang kedua, gw ingin mengutarakan niatan gw ini. Tapi eh tapi, koq yang dia omongin di hari itu (sebenarnya di waktu sebelumnya juga... cuma gw aja yg cuek) selalu dan always tentang mantannya. Dia curhat berkepanjangan, ga berhenti2. Ngeliat gelagat ga baik gini, gw jadi ragu, dan akhirnya sampe sekarang niatan gw itu ga pernah tersampaikan. Setelah gw tanya2 sama adek gw, ternyata tuh cewek baru aja putusan... Yah, pantesan aja, pikir gw. Dan gw pun mundur teratur, gw ga mau cuma jadi pelarian doank...

Hmmm, mantan gw??? Duh, gw rasa dia udah bahagia dengan orang lain. Gw rasa dia sudah menjadi Aisyah yang menemukan Fahrinya. Gw denger2 dia udah punya seseorang yang selalu nyemangatin dia, selalu mensupport dan bisa membuat dia bangkit dan bersinar seperti yang dia inginkan selama ini. Buktinya, dia semakin terlihat cantik dan manis belakangan ini. Itu buktinya bahwa dia bahagia, dan gw bersyukur dengan itu. Dia bisa bahagia tanpa gw, terlebih tanpa gw. Gw cuma berharap dia bisa bahagia dimanapun dia berada dan dengan siapa saja.... Karena kebahagiaan dia adalah nikmat tak terkira bagi gw. Semoga Allah mengabulkan harapan gw ini. Amin.

Sekian aja dulu yak? Ntar di sambung lagi kapan2... C u.

Sabtu, Januari 19, 2008

Air Mata...

Hari ini gw nangis, sekencang-kencangnya, sejadi-jadinya...

Karena apa, dengan air mata itu, lepaslah semua kepedihan yang mengendap dan berkerak di dasar hati.

Dengan air mata itu, hati sekarang terasa tenang bagaikan matahari cerah yang menyembul dibalik awan mendung yang gelap yang telah menjatuhkan semua titik air hujan dan kilat petirnya ke bumi.

Sekarang, gw bener-bener ikhlas. Masa lalu memang sudah sepatutnya berlalu.

Hujan sudah reda,

Matahari datanglah...

23rd 12 2007

Senin, Desember 10, 2007

Skripsi... Kenapa sih harus ada yang namanya SKRIPSI???

Bagi mahasiswa Unila kita tercinta yang hendak menyelesaikan studinya, diharuskan kepadanya untuk menyusun sebuah karya tulis yang dinamakan skripsi. Nah, gw asumsikan lu semua pada tau apa itu skripsi, tapi gw juga bisa mengasumsikan ga lu semua tau gimana skripsi itu bikin para mahasiswa banjir keringat dan nangis darah!!!

Mungkin kita semua pada awalnya punya gambaran ideal tentang ke arah mana penelitian kita akan berjalan, tul?? Ya iyalah!!! Nah, yang bikin paleng dan bener2 paleng, kadang2 gambaran sempurna penelitian kita itu mental semuanya ketika kita bimbingan sama dosen. Ini yang sekarang gw alamin. Semua gambaran ideal gw tentang penelitian gw mental semua sama dosen pembimbing gw dengan alasan ga ada signifikansinya penelitian gw itu dengan lingkungan sosial masyarakat sekitar kita. Mau dengan alasan apapun gw berargumen, tetep aja semua alasan gw mentah dan gw hanya bisa manggut2 kayak kambing... Hhhhhh..

Ada lagi temen gw yang lebih parah, dia udah nyampe seminar, dan pas seminar proposal atau seminar 1, dia kena bantai sama dosen pembahasnya. Ujung2nya, skripsinya mandek sampe sekarang (udah 2-3 bulanan mandek), dan pas gw tanya gimana progres skripsinya, dia cuma bilang, "santai...". Hhhhhh...

Ada satu lagi temen gw yang dipaksa oleh dosen pembahas yang sama untuk mencari literatur yang menurut gw sebenarnya ga perlu. Bahkan dosen pembimbingnya pun setuju dengan pendapat temen gw itu tentang ga berapa pentingnya literatur itu karena literatur yang dipunyainya sudah cukup lengkap. Tapi yang namanya dosen pembahas ya tugasnya harus nyari kesalahan... Atau cuma di komunikasi doank yaa??? Akhirnya, dia terpaksa mencari literatur itu, dan yang ditemuinya literatur berbahasa inggris, ew, semangat yah...

Ahhhh, sudahlah, akhirnya kita semua harus ngejalanin yang namanya skripsi kalo mau lulus dari unila ini... For all, keep up ur spirit...

Senin, Oktober 15, 2007

The First Rain....

Tepat malam takbiran di Bandar Lampung turun hujan hampir di seluruh daerah di Bandar Lampung. Saat hujan itu turun, gw pikir mungkin ini anugrah yang diturunkan oleh Allah SWT di penghujung ramadhan ini karena umatnya sudah melaksanakan Syiam selama satu bulan penuh dengan panas kemarau yang sungguh luar biasa. Gw termenung duduk di depan rumah gw ketika hujan gerimis itu perlahan turun dan membasahi yang di laluinya, serasa nostalgic ketika gw merenungi hujan itu, banyak sekali kenangan dan kesedihan yang terasa mengalir begitu saja selaras turunnya hujan ke bumi. Banyak yang sudah lalu dan tak mungkin bisa kembali, tak mungkin bisa dirubah, dan tak mungkin bisa diulang. Meskipun banyak diantaranya banyak yang ingin gw rubah, ingin gw ulang, dan ingin gw kembali... Tapi, kayaknya sudah ga mungkin, pikir gw, ya sudahlah.

Selamat hari raya iedul fitri semuanya...

Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan bathin...

Kamis, September 06, 2007

Kualat!!!

Gw belakangan ini ngerasa kualat banget ama Tuhan gw. Kenapa? Well, gini sebabnya. Dari dulu gw biasa menggantungkan harapan gw mengenai sesuatu ama Tuhan gw. Dan kebanyakan Tuhan gw mengabulkan permohonan gw. Mulai dari hal yang remeh temeh sampai hal yang memerlukan dana besar, gw mohonkan semua pada-Nya. Dan rata2 (mungkin semuanya) permohonan gw itu dikabulkan. Lalu, korelasi dengan judulnya dimana? Nah, gw ngerasa heran aja, kenapa dengan ibadah gw yang cuma - katakanlah- wajibnya doank, semua permohonan gw bisa terkabul? Duh, gw ngerasa ga enak bener ama Dia. Dia udah terlalu baik ama gw. sedangkan gw ga bisa ngasih yang terbaik untuk-Nya. Apa ini ujian yah? Mohon bimbingannya Akhi, Ukhti...

Wassalam

Selasa, Agustus 21, 2007

Kenapa Yah???

Kenapa yah, selalu kamu yang teringat wajannya (?!?!?!), eh, wajahnya. Disaat aku sendirian di kamar, nyetel lagu apapun, selalu kamu aja yang teringat. Ini aja lagi nyetel DT (drim teater), mulai dari Hollow Years, Take Away My Pain, sekarang Finally Free, koq mukamu terus yang kebayang. Aku terbayang saat2 indah berdua dulu, ngejalanin semuanya, susah, sedih, ketawa, berantem, semuanya. Kenapa ga muka Buncit (Bunga Citra, mangnya gw siapa?!?!) yang kebayang, tapi muka kamu. Kamu yang selalu membuatku merana karena rindu, kamu yang sampai sekarang membuatku menunggu dalam ketidakpastian. Tapi, entah kenapa juga aku masih mau menunggu, mungkin rasa sesal yang tak ada habisnya sampai sekarang yang membuatku begini, yang menunggu saat yang tepat 'tuk membalas semua itu. Ingin kuhapus sesal ini, dan sakit dihatimu dengan suatu yang akan selalu membuatmu tersenyum. Suatu yang membuatmu selalu bahagia, dan selalu mengingatku dengan senyum dikulum. Apa suatu itu katamu? Kesempatan. Itu saja, sebuah kesempatan untuk menebus semua dosaku padamu. Kau yang pernah kucintai, dan pernah mencintaiku, tulus. Adakah kau akan memberinya...

Kurasa kau pun tak tahu...

Penunggu... (apaan nih? penunggu pohon beringin?!?!?)

20/08/2007 22:12