Selasa, November 04, 2008

Agak Lebai...

Tahu ga sih loe kalau cinta itu sama aja seperti narkoba, seperti seks, mereka semua membuat loe kecanduan. Mereka bisa menimbulkan kerinduan yang meradang kala mereka alpa, tak hadir di kala loe membutuhkannya.

Bagi para user, mereka menjadi sakau, badan mereka menggigil, sakit bukan kepalang dari ujung kepala sampai ke ujung kaki. Bagi para "player" mereka mulai kelabakan, mau masturbasi sudah bukan jamannya lagi, "kayak anak kecil aja..." kata mereka, tapi benda diantara kedua kaki mereka itu sudah sangat membutuhkan pelampiasan. Bagi para pecinta, hati mereka diradang rindu, mungkin pada kekasih, belahan jiwa, atau istri mereka di rumah. Mereka menginginkan disegerakannya sebuah pertemuan, sebagai pelepas kerinduan, bukan untuk melepas nafsu binatang layaknya "player" diatas, namun sebagai ajang saling berkasih, menumpahkan kasih sayang, cinta mereka yang sudah membludak di dada dan tak tahu lagi harus ditampung dimana kecuali pada kekasihnya tercinta.

Tapi dalam kasus gw, lain sob... Gw bukan user yang lagi sakau sama narkobanya, gw (Alhamdulillah) bukan "player" yang sedang ingin menumpahkan birahinya, atau pecinta yang rindu bukan kepalang pada kekasihnya, bukan. Gw sedang rindu pada cinta. Pada perasaan cinta itu sendiri, gw sudah hampir lupa bagaimana caranya mencintai seseorang, terlebih lagi dicintai oleh seseorang. Gw sedang meradang, rindu bukan kepalang, tapi tak tahu pada siapa, tak tahu pada apa. Gw hanya ingin mencintai lagi, memberikannya pada seseorang perasaan gw yang sedang meluap-luap ini, dan gw janji, InsyaAllah, dengan "apa" yang gw punya ini gw akan membuatnya selalu tersenyum, selalu merasa ada yang memperhatikan, selalu ada kalau dibutuhkan, gw akan memberikannya cinta yang nyata, cinta yang ada, yang tak selalu terucap tapi akan selalu terasa, lewat kecupan ringan di kening kala berpisah, lewat genggaman tangan yang hangat kala dia resah dan gelisah, lewat pelukan nan nyaman kala ia merasa butuh untuk dilindungi, lewat belaian tangan di rambutnya yang indah kala ia butuh untuk merasa disayang, lewat sms selamat tidur yang mesra, lewat teduhnya pandangan mata dikala ia marah, lewat senyum yang akan selalu terkembang di bibir gw untuknya.

Tapi sekarang ia tak ada, dan gw hanya bisa rindu padanya, yang tak tahu dimana...

Aku rindu padamu...

Cinta...